Pernahkah
anda menonton kartun Upin dan Ipin? Jawabannya pasti pernah! Siapa yang tidak
kenal dengan dua bocah yang sering mengajarkan kita banyak hal. Pemolesan dan
penyampain moral dalam kartun ini begitu kental, tidak jarang banyak juga orang
tua yang gemar menonton kartun tersebut. Di dalam kesempatan ini, saya bukan
ingin mempromosikan kartun yang berasal dari negeri Ziran Malaysia tersebut,
melainkan untuk mengingatkan pada kita semua tentang satu episode yang benar-benar
membuat saya tercengang. Ingatkah anda pada episode 6 cerita tentang kartun
ini? Bila anda tidak ingat maka anda bisa buka yutube sekarang juga! Pada episode
ini, kartun tersebut mengajarkan kita untuk menyimpan uang dengan aman, mulai
dari di bawah kasur, di bawah bantal, sampai pada toples yang dijadikan sebagai
tempat menyimpan uang paling aman (Itu menurut Upin dan Ipin, bukan Kak Ros). Kenyaman
itu terus dipertimbangkan oleh ke dua bocah tersebut, dan sampai pada akhirnya
uang yang mereka simpan di dalam toples di masukan di suatu Bank Islam oleh Kak
Ros.
Kenapa
Akad wadiah? Apa Hubungannya?
Perlu
kita ketahui sebelumnya, akad wadiah yad adh-dhamanah adalah titipan murni yang
tidak dikenakan biaya apapun, tetapi mempunyai fasilitas yang sama pada
tabungan biasanya. Di dalam tabungan wadiah, kita tidak dikenakan biaya apapun,
kita juga tidak dikenakan penambahan atau pengurangan pada uang yang kita
simpang. Jadi seberapa uang yang anda simpang di Bank Syariah dengan
menggunakan akad wadiah yad adh-dhamanah, sampai kapanpun uang anda akan
memiliki jumlah yang tetap, tidak berkurang atau bertambah.
Bila kita telusuri lebih dalam lagi,
mengapa dalam serial anak itu memilih memperlihatkan bank islam atau Bank Syariah dibanding
dengan bank konvensional. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi hal tersebut,
di antaranya ialah. Di bank syariah atau bank islam mempunyai hal yang sangat
transparan dan membuat anak dapat memahami hal tersebut. Mengajarkan anak di
usia dini untuk belajar menabung, tanpa khawatir tabungannya akan berkurang,
dalam artian terkena potongan. Apabila nantinya anak tersebut menginjak usia 17
tahun ke atas, anak tersebut akan disuguhkan beberapa pilihan untuk mengubah
akad dalam tabungan, tanpa paksaan dari pihak bank. Bank Syariah juga
mengajarkan anak untuk hidup hemat serta menabung ditempat yang paling tepat.
Pada tabungan wadiah di Bank Syariah, mempunyai sistem yang baik atau sistem yang memang pantas untuk
masyarakat yang hanya ingin menyimpankan tanpa ingin terkena potongan atau
tambahan. Khususnya di perdesan, banyak orang yang sangat mengeluhkann melihat
potongan yang tiba-tiba kurang begitu saja ketika mereka mengecek rekening
mereka. Itulah sebabnya mengapa Bank Syariah dijuluki sebagai bank penyempurna,
mereka mampu untuk menutupi kekurangan yang terjadi pada bank-bank
konvensional. Ya contohnya seperti apa yang sudah kita lihat sekarang ini.
Mengingat tabungan wadiah yang sudah
kita bahas di atas, banyak ke gunaan tabungan wadiah yang bisa kita lihat dalam
artikel ini. Pertama, tabungaan wadiah mempunyai fasilitas yang sama terhadap
produk-produk lain yang ada di bank konvesional diantaranya; setelah kita
membuka tabungan wadiah kita juga mendapatkan ATM yang dapat digunakan untuk
bertranksaksi, di salah satu bank syariah tabungaan wadiah juga dapat digunakan
sebagai debet atau pembayaran dengan kartu. Bukan hanya itu, bahkan tabungan
wadiah mempunyai satu kesaktian yang mukin mereka belum mengerti, dalam
tabungan wadia tidak memberlakukan sisa tabungan dalam ATM. Bila uang kita
masih tersisa lima puluh ribu maka kita masih dapat menarik uang tersebut
dengan ATM tanpa harus datang ke bank.
Tabungan wadiah ini juga cocok untuk
anak-anak kos yang merantau jauh demi mencari ilmu, mereka tidak perlu
ketakutan akan hal uangnya terpotong oleh bank yang mereka pakai. Mereka juga
tidak perlu takut dengan uang yang tersisa di bank, yang menurut mereka masih
banyak tetapi bisa diambil. Atau untuk para pemboros yang ingin uangnya tetap
aman dan terkendali, tanpa harus memikirkan uang yang sudah diletakan di bank.
Itu sebabnya Bank Syariah di juluki
sebagai bank yang dapat menjawab tatangan global, mereka mampu mengatasi semua
apa yang selama ini menjadi keluhan masyarakat terhadap lembaga keuangan konvensional.
Dengan munculnya lembaga Keuangan Syariah, kita juga tidak khawatir lagi mengajarkan
anak-anak di usia dini untuk menabung di bank syariah dengan akad wadiah. Kita juga tidak
perlu takut untuk terkena potongan yang setiap bulan kita rasakan, dengan
begitu kegelisaan yang kita rasakan sekarang akan musnah dan menjalani semuanya
dengan baik, serta menuju islam yang kaffah.












sedari kecil emang kudu ngajarin menabung... baca artikel ini jadi pen nabung di bank syariah...
BalasHapusYuk buka tabungan di bank syariah terdekat! Kalau bagi hasil ada, yang mau aman2 aja dan gak kenak penambahan apapun juga ada (akad wadiah). Tunggu apa lagi? Semoga segera.
HapusGood job! It's worth trying
BalasHapusUmat "Islam" sebagian kecil di Indonesia masih menjunjung nilai2 ke Islaman. wlwpun populasinya sangat besar. perlu mengIslamkan orang dan bank yang masih non Islam
BalasHapusnice reading
BalasHapus