• Masukan Deskripsi Gambar Slideshow Disini
  • Masukan Deskripsi Gambar Slideshow Disini
  • Masukan Deskripsi Gambar Slideshow Disini
  • Masukan Deskripsi Gambar Slideshow Disini
  • Berpuisilah Di dalam Kehidupanmu, Maka Kau akan Menemukan Hatimu

Sabtu, 22 Agustus 2015

PUISI





Riyan Haqiqi Anshor
(Medan Bisnis, 12 Oktober 2014)
Hatiku Kering
Sejak ke pergianmu aku telah menyimpan beberapa kenangan yang masih sering aku jamaah bersama malam, lesung pipi dan manis senyummu telah kudapati di kesendirian bersama sepi. Hembusan nafasmu kurasakan datang bersama angin yang menerpa lembut hatiku, ingin rasanya aku bertemu denganmu agar aku dapat menyirami hatiku yang kering oleh kasihmu pada purnama kelima ini.
Fokus UMSU 2014

Melayat Hati
Ku jamah lagi hati yang sudah lama mati, dengan taburan bunga-bunga indah dan sedikit air mawar yang mengharumkan tanah yang sudah lama kering. Nisanmu mebuatku meneteskan air mata dan bayangmu yang membuatku melayat hati ke kubur hatimu, kini rinduku tak terbendung lagi setelah aku melayat di hatimu yang sempat terbukur.
Fokus UMSU 2014


Namaku Luka
Sejak tadi aku selalu berdiam, menyimpan tawa dalam kekaluttan. Hati yang bernanah karena sayat masih menjadi penyimpang senyum. Tanpa abjat dan suara aku menyembah malam untuk mencari senyum pada bibir mereka dan ku pinjam saat pertemuanku dengan sunyi berlabu. Galau mencaci jiwa, dia datang tanpa mengetuk pintu lalu kembali pada bayang yang sempat ku terangi dengan cahaya. Cinta yang ku pinjam dari seorang kekasih orang lain pergi tanpa muhasabab yang jelas, hingga bayangmu kembali lagi atas nama luka dan perih menusuk jiwa.
Fokus UMSU 2014

  
Ke Negaramu
Pernah juga aku pegi ke negaramu untuk mempelajari kelembutan pada mata seorang kekasih yang baru saja menemu pada kesabaran, lembut, anggun dan bijaksana adalah kekuatanmu untuk dapat bertahan bila kesunyian datang menyapa tanpa aku berada di sisimu. Kakiku telah betah dan hatiku telah teduh saat negaramu menyapaku dengan suara lembut yang kau miliki, seperti kini kisah yang tak akan bercerita tentang kesakitan kembali maka akan ada akhir indah dalam penantian negaramu; kekasihku.
Fokus UMSU 2014

( Riyan haqiqi anshor adalah nama pena Riyan Pradesyah, lahir pada tanggal 8 mei 1991 di Gunung Melayu. Alumni Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Jurusan Perbankan Syariah ini aktif dalam Forum Sastra atau Forum diskusi mahasiswa (FOKUS), dan aktif dalam Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI IBS). Karyanya telah dimuat di beberapa media cetak dan antologi.)
 http://www.medanbisnisdaily.com/e-paper/2014-10-12/files/assets/basic-html/page14.htm

0 komentar:

Posting Komentar