• Masukan Deskripsi Gambar Slideshow Disini
  • Masukan Deskripsi Gambar Slideshow Disini
  • Masukan Deskripsi Gambar Slideshow Disini
  • Masukan Deskripsi Gambar Slideshow Disini
  • Berpuisilah Di dalam Kehidupanmu, Maka Kau akan Menemukan Hatimu

Rabu, 09 September 2015

PUISI



Karya : Riyan Haqiqi Anshor
(Harian Cakrawala, 4 Oktober 2014)
Rangkaian Doa Malam
Malam ini kusampaikan sederetan doa untuk orang yang kucintai; Ayah dan Ibu. Dalam sujud yang selalu kujamah dengan air mata. Meletakan kening dalam setiap hela nafas adalah suatu kewajiban yang akan selalu ku ingat. Rabb, izinkan aku membicarakan dosa pada air mata yang terus membasahi ke dua pipiku, dan izinkan aku untuk terus memanggil nama kedua orang tuaku dalam setiap doa yang ku punya. Karena mereka, adalah hal yang paling indah yang aku punya.

Cinta Angkuh
Masih saja kau berjalan terus memungungiku, mau sampai kapan? Aku akan menghentikan hujan yang terus membanjiri kedua pelupuk mata, aku akan mengusap dan terus mengusap setiap tetesnya. Bila nanti ada hati yang mengetuk pintuku, maka aku akan membukanya tanpa harus menunggumu lagi. Cinta itu memang begitu, selalu saja angkuh bila dia merasa dicintai.

Hujan Menyapa
Hujan menyapa lagi, sepi juga datang kembali.sebuah kenangan kini terus menari di pikiranku, dia selalu menyiksaku dalam ke adaan yang sama; sendiri. Ingin rasanya aku menyapa dan membuatnya menjadi gila, seperti apa yang ku alami sekarang ini. Tapi sudahlah! Tak perlu di pikir kembali. Bila kenangan akan membuatmu terus berjalan ditempat.

  
Setangkai Rindu
Rindu kini datang tanpa mengetuk pintu, aku jadi malu. Ketika semua harus bermula dari keributan yang membawa kita pada kenyataan; cinta. Aku masih mengulang tentang masa itu, dimana mulut menjadi sebuah kiasan yang paling mujarab. Kau tersenyum padaku, dan aku mulai mebodoh dengan hal yang kau punya. Tapi cinta itu memang buta, tak mengenal lawan dan kawan. Akan terbawa semua oleh hati yang selalu berbunga untuk siapa saja.

0 komentar:

Posting Komentar