• Masukan Deskripsi Gambar Slideshow Disini
  • Masukan Deskripsi Gambar Slideshow Disini
  • Masukan Deskripsi Gambar Slideshow Disini
  • Masukan Deskripsi Gambar Slideshow Disini
  • Berpuisilah Di dalam Kehidupanmu, Maka Kau akan Menemukan Hatimu

Sabtu, 03 Oktober 2015

Jomblo Legendaris


   

   Eh udah, lo enggak usah melongo kayak jomblo. Mentang-mentang nih malam minggu, lo terus melongo lihati cicak yang lagi mesra-mesraan nemplok di dinding. Aduh udah deh, enggak usah mewek kayak bebek begitu. Mending lo lihati aja status mantan lo yang lagi PDKT sama mantannya. Eh tunggu, kayaknya ada yang salah. Emangnya lo punya mantan? sejak kapan? kok gue enggak pernah tau lo punya mantan. Udah deh enggak usah ngaku-ngaku kalau lo pernah punya mantan, pada hal lo selalu jumblo setiap detik. Tuhkan lo senyum-senyum, itu tandanya lo memang enggak pernah punya yang namanya mantan. Ngaku deh lo, gak usah senyum-senyum segala lagi, pada hal hati lo selalu bilang “Iya gue jomblo sejati,” tuhkan lebih enak kalau begitu. Tapi sejak kapan lo merasa diri loe jadi jomblo? sejak ada hari kemerdekaan katak? atau sejak kadal enggak punya taring karena mereka semuanya udah tua? terserah lo mau pilih yang mana, kalau saran gue lo jangan pilih salah satu dia antara dua pilihan, atau enggak lo pilih aja pilihan ke tiga yang enggak ada jawabannya sama sekali. Sama kayak lo yang lagi jomblo, enggak punya siapa-siapa yang mau lo pilih.
     Haduehhhhh, susah ya ngomong sama orang jomblo, bawaannya makan hati aja mulu. Apa lagi kalau lihat yang berdua-duaan, pastia bawaanya pingin mewek. Lihat temen boncengan sama temennya, mewek. Lihat kadal butung sama butungnya, mewek. Lihat telur yang tinggal dua, mewek. Sampek lihat sandal yang lo pakek aja, lo bakal campakin sandal itu dan lo bakal nyumpah begini “Mampus lo, enggak ada pasangan lo sekarang. Biar adil, dan ada temen gue untuk hidup jomblo,” lo ngomongnya sambil ngesot-ngesot. Aduh udah deh, lo jangan terlalu sok dramatis untuk melihat setiap kejadian yang ada pasangannya. Sampek-sampek lo harus lihati kramik gambar angsa-ansaan yang berdua-duaan di dalam kaca. Cep…cep..enggak usah nangis, terima aja deh Mblo, kalau lo itu ditakdirkan untuk hidup sendiri saat ini. Enggak perlu ngesot-ngesot kayak suster ngesot, lo hanya perlu kayak tante kunti yang selalu tertawa. Mesti dia di cap sebagai jomblo sejati yang kemanapun pergi selalu sendiri.

0 komentar:

Posting Komentar