• Masukan Deskripsi Gambar Slideshow Disini
  • Masukan Deskripsi Gambar Slideshow Disini
  • Masukan Deskripsi Gambar Slideshow Disini
  • Masukan Deskripsi Gambar Slideshow Disini
  • Berpuisilah Di dalam Kehidupanmu, Maka Kau akan Menemukan Hatimu

Rabu, 18 Mei 2016

Horornya Tugas Akhir (Part 2) benar-benar abstrak




Hai Guys! Loe tau enggak hari ini hari apa? Yups, hari nih tuh hari paling menyebalkan sedunia. Pasalnya, tu pembimbing tugas akhir gue, nyebelin bin buat hati gue dongkol sedongkol-dongkolnya. Loe bayangi aja, tempat temen-temen gue abstraknya enggak ada yang di koreksi sama tuh dosen pembimbing.Lah punya gue, dimulai dari A sampai Z terus dipermasalahkan, yang katanya kurang koma lah, kurang tanda tanya lah, mana hasil regresnya lah, bahasa inggrisnya gak up tudet lah, yang susunana katanya masih berantakan kayak gelas pecah. HELLOOOOOOOOO, dosen pembimbing gue yang super duper cerewet tetapi di depan cewek ngomongnya lembut kayak kue bolu kebanyakan mentega. Nih gue nerjemahin abstrak bahasa inggri sama tim loe, dan asal loe tau aja ya!! Nih gue udah bayar mahal untuk terjemahi abstrak ke dalam bahasa inggri. Bela-belain nulis tugas akhir temen dari pagi sampai pagi lagi,biar dapet duit untuk terjemahi abstrak ke dalam bahasa inggris. Gue juga masih bingung, kenapa sih karya ilmiah kita itu mesti ada bahasa inggrisnya? emang bahasa kita enggak penting ya? emang bahasa inggris sehebat itu? atau dosen gue aja kali yang sok gaul bin sok keren. Haduehhhhh, gue pusing mikirinya, males, bete. Pingin gue campakin aja nih rasanya tugas akhir.  Sudah hampir lima kali gue bolak-balik bongkar tuh tugas akhir yang hampir mendekati mejah hijau, hanya karena gara-gara abstrak bahasa inggris. Pada hal, ituabstrak gue terjemahin sama tim tuh dosen, tapi gue juga enggak ngerti, kenapa tuh dosen terus marah-marah gue melebihi anak tiri. Pokoknya hari nih gue pingin teriak sekenceng-kencengnya, "Gue ini mahasiswa bimbingan, bukan mahasiswa tiri yang seenak jidatnya di marah-marah waktu bimbingan." PUASSSSSSSSSSS



          Abis gue teriak, gue pastiin setiap ketemu sama tuh dosen pembimbing, gue bakal sipiti mata kayak senetron-senetron pemeran antagonis, dan hati gue terus ngomng "Lihat saja nanti, gue akan balas semuanya," cetarrrrrrrr, langsung deh itu halilintar menyambar-nyambar, sampai tuh dosem pembimbing kenak sambar halilintar. Dan gue bakal ketawa puas lihat rambutnya yang setengah botak jigrak ke atas.



 



 

0 komentar:

Posting Komentar